Siapa pria itu? Siapakah mereka bagi perempuan?
Mungkin aku terlalu muda untuk membicarakan apa dan siapa pria itu. Tapi, kuyakin setiap wanita memiliki pandangan thd satu sosok makhluk ini. Dan aku memilikinya menurut sudut pandang pikiranku. Bukan dari definisi yang keluar saat kau mengetik kata pria di kolom cari di Google.
Aku memandang pria untuk pertama kalinya dari dalam keluargaku sendiri. Da empat orang pria dalam keluargaku. Mereka berbeda fisik, sifat, temperamen, dan kebiasaan. Tapi satu kata yang bisa kuambil dari keempat pria di rumahku ini adl ‘ribet’. Mereka menyebalkan, egois, tukang suruh, manja, dan super cerewet
Di keluargaku, sosok yang berperan aktif adl wanita. Mereka mengatur semua yang ada dalam rumah. Sementara si pria, hanya bekerja. Bahkan cenderung tak mau tahu.
Entah mengapa, aku benci membahas hal ini. Mungkin ini berdosa (dan semoga Tuhan tidak memberiku hukuman akan hal yang aku ucapkan ini) tapi, aku membenci mereka. Bukan krn mereka yang seperti aku sebutkan di atas, tapi. Selama hidupku ini mereka telah banyak menyakitiku.
Ada pria yang pernah menyakiti perasaanku sejak kecil. Mereka mencemooh, mengejek, mengeluarkan kata-kata dan perlakuan yang kasar. Dan beberapa dari mereka bahkan dari keluargaku! Untuk itulah, aku benci mereka. Dan hingga saat ini aku masih mengingat satu-persatu wajah dari mereka hingga jika mengingat mereka, membuatku merasa jijik!
Kebencianku itu kuharap tak terlalu menderaku. Aku masih menyimpan harapan semoga suatu saat aku menemukan seseorang yang bisa menerimaku apa adanya. Seseorang yang menghargai sepenuhnya siapa sosok wanita itu.
Bukan tubuh atau wajah yang aduhai yg bisa membuat wanita geleparan seperti ikan kehabisan air, tapi seseorang yang bisa bersikap selayaknya pria sejati! Bukan pria brengsek yang suka mengeluarkan kata-kata dan perlakuan yang kasar.
Well, pria…, lakukan tugasku sebagai pria sejati! Don’t be such a jerk!